Jabatan adalah amanah, wasilah, sekaligus ujian
ia bisa membawa manfaat, bisa membawa mudharat
bisa bermanfaat buat diri sendiri, bisa bermanfaat untuk orang banyak
beruntunglah pejabat yang dengan jabatannya, mampu memberi manfaat buat orang banyak
tidak sekedar keluarga besarnya, tetapi masyarakat yang dilingkupi oleh jangkauan jabatannya.
maka ia akan menjumpai Allah dengan wajah tersenyum, karena amalan2nya, serta
doa kebaikan dari mereka yang ditinggalkannya
berbeda dengan pejabat yang mengambil manfaat sebesar2nya dari jabatannya, hanya untuk dirinya, keluarganya, dan orang2 yang dekat dengannya
begitu pula dengan pejabat yang tidak berhati2 dengan hartanya, tidak memilah apa yang ia makan dan dengan apa ia memberi makan keluarganya
tidakkah ia ingat bahwa Rasulullah telah megingatkan, bahwa meninggalkan yang syubhat itu lebih baik. Apalagi meninggalkan yang haram, itu wajib!
tidakkah ia mengetahui kisah para sahabat yang utama, yang sangat menghindari memanjakan diri dengan jabatan dan fasilitas yang dimilikinya.
tidakkah ia membaca sejarah kaum muslimin, yang kejayaannya mulai tenggelam saat pemimpinnya mulai mencintai dunia.
apakah ia belum mengetahui, bahwa hidup ini harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt.
ALlah yang Maha Mengetahui, yang tidak pernah khilaf, dan tidak mungkin ada sesuatu yang dapat disembunyikan dari-Nya.
Ya Allah, berikan kemudahan bagi mereka yang meninggikan namaMu
04 Maret 2009
Jabatan
Author: Unknown
|
Filed Under:
corat-coret
|
on
Rabu, Maret 04, 2009
|
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar