Saat Eksim Menyerang dan Ujian Percaya Diri di Usia Dewasa Memasuki usia kuliah dan awal kedewasaan, siklus alergi saya ternyata belum juga selesai. Eksim di area wajah sudah jarang timbul, namun eksim di bibir masih setia datang dan pergi alias hilang timbul. Polanya selalu sama dan monoton: kulit meradang → pergi ke dokter kulit → diberi obat dan salep steroid → sembuh sementara → lalu beberapa bulan kemudian kambuh lagi. Saat itu, saya masih menganggap siklus ini sebagai hal yang normal. Namun, babak baru yang lebih menantang dimulai ketika saya memasuki kehidupan berumah tangga. Sebagai orang dewasa yang harus mengurus rumah, aktivitas saya tentu tidak lepas dari pekerjaan domestik. Di sinilah pemicu baru itu muncul. Karena kulit saya dasarnya memang sensitif, paparan sabun cuci piring yang keras setiap hari menjadi musuh baru. Eksim yang awalnya hanya di area bibir, kini mulai menyerang punggung telapak tangan. Kulit tangan menjadi sangat kering, pecah-pecah, pe...
Ruang berbagi pengalaman mandiri dan rangkuman literatur kesehatan seputar alergi, eksim, dan tungau. Menolak pasrah pada alergi, mari temukan solusi praktis untuk rumah yang lebih sehat dan nyaman bagi keluarga